CHAPTER 6 : Heartfelt Conversation
Bara itu mulai melemah, menampilkan sisi-sisi paling gelap di dalam diri. Takut pada ekspetasi. Takut mengejar harapan. Takut gagal. Takut sendirian. Takut pada hal yang bahkan tidak ada. Segala ketakutan itu mendadak memenuhi sekujur tubuh dan secara perlahan menggerogoti rasa aman di dalam hati, hanya menggantung beribu pertanyaan yang entah dari mana asalnya. Kamu tidak pernah selesai jika berbicara tentang ekspetasi yang terkadang sampai menarik kita pada perasaan kecil lebih dari pada apa yang sudah kamu kerjakan, tapi apakah benar kalau ini yang kita cari? Pertarungan yang mungkin bisa kamu hindari, dengan mulai mendengarkan suara hati dan berhenti terlalu keras pada diri sendiri, maklumi bahwa setiap pergerakan pun tetap memiliki artinya. Cobalah sesekali bersikap lebih baik pada dirimu sendiri, sama seperti yang bisa kamu lakukan pada orang-orang. Mencoba menghargai melalui cara yang paling sederhana, demi ketenangan yang terjaga. Siapkah kamu untuk...