Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

CHAPTER 10 : Blooming in The Dark

Gambar
Bersemi karena terang, tapi apa mungkin itu semua terjadi dalam kelam dan minim daya? Sebuah pertanyaan yang semata-mata tak pernah dilontarkan selalu dalam hati. Sebabnya terlalu dini atau bahkan sudah terlalu usang akibat trauma mendalam. Penuh terombang-ambing dalam distorsi ingatan, terpecah, terbesit sedikit pelit dan berbelit-belit terhimpit dan pamit. Marah dalam situasi berkembang namun situasi kadang seperti mencekik sang empunya. Mencari celah cahaya mengatasi luka saat badan terasa renta terbata-bata untuk menata, sejumput garam di tebar mengharap ia kembali menjadi laut terasa mustahil namun percaya saja ini semua bukan hal yang nihil.  Mendambakan jeritan yang terbungkam, yang tak sengaja lepas dalam bentuk kuntum. Garis takdir yang aku percaya hanya berhentinya nafas bukan layu di tengah jalan, naif satu kata yang terbayang. Warnanya kian makin terang bukan sebagai yang paling indah dan cepat, namun yang paling tahu kapan ia harus mekar. Takjub hal ini ter...

CHAPTER 9 : Being You

Gambar
Ada fase yang pelan-pelan datang ketika kita mulai beranjak dewasa. Bukan karena hidup akhirnya berjalan sesuai rencana atau semua mimpi sudah berhasil diwujudkan. Melainkan ketika ada kesadaran untuk berhenti mengukur diri sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh orang lain, hingga timbul sebuah pertanyaan "Apakah aku sudah jujur pada diriku sendiri?" Ternyata menjadi diri sendiri bukan sebuah perkara yang sederhana, karena kita terlalu biasa dengan berbagai standar, bahkan sudah sejak kecil. Kita terlalu sibuk memenuhi berbagai peran, hingga melupakan satu hal yang paling penting, yaitu apa yang benar-benar kita inginkan. Waktu berjalan, kita bertemu banyak orang, kehilangan beberapa di antaranya. Menyadari bahwa mimpi ternyata terus mengalami perubahan dan belajar bahwa hidup tidak selalu punya jawaban yang pasti. Dari sana kita belajar, tidak semua orang dapat memahami pilihan hidupmu. Tidak semua mampu mendukung semua pencapaianmu dan tidak semua bertahan u...

CHAPTER 8 : Notes for Heavy Days

Gambar
Kira-kira apa yang ada di pikiranmu ketika memutuskan untuk berhenti sejenak? Apakah kamu merasa lemah? Atau justru kamu merasa tertinggal dari semua orang yang ada di sekitarmu? Entah jawaban seperti apa yang menguasai pikiranmu saat ini, aku yakin ada satu kesamaan, pasti semuanya terasa berat. Setiap orang pasti punya hari-hari seperti itu. Hari ketika semuanya terasa berjalan di luar rencana dan ketika hal-hal kecil mendadak terasa begitu melelahkan. Di hari-hari seperti itu, mungkin kita tidak perlu menjawab satu per satu pertanyaan yang memenuhi kepala. Kita hanya butuh berhenti sejenak. Menarik napas yang dalam. Memberikan kesempatan kepada tubuh serta pikiran kita untuk beristirahat sebelum kembali melanjutkan tugas dan tanggung jawab sebagai manusia. Semua orang memiliki beban yang berbeda, karena itu tidak ada gunanya membandingkan siapa yang paling menderita atau siapa yang paling tidak beruntung. Besar atau kecilnya masalah tidak serta merta diukur menggunakan t...

CHAPTER 7 : Learn to Lean

Gambar
Kita sedang berusaha untuk sembuh. Tanpa merasa dikejar oleh waktu atau tekanan. Tanpa memaksakan diri untuk terlihat "baik-baik saja", tapi sesuai dengan kemampuan kita. Pada proses itu, ternyata kita bukan membutuhkan sebuah jawaban seperti nasihat panjang atau solusi yang justru terdengar rumit. Melainkan butuh sebuah sandaran, tempat hati merasa aman menaruh beban kehidupan yang begitu berat. Kapan terakhir kali kamu mencoba untuk bisa berbagai beban kepada orang lain tanpa perlu banyak pertimbangan? Kapan terakhir kali kamu bisa menangis sesukamu tanpa perlu memikirkan pandangan orang lain atau takut dianggap lemah? Anehnya, kadang kita lebih mudah memasang telinga untuk mendengarkan masalah orang lain, tetapi langsung terdiam ketika menjelaskan luka diri sendiri. Terlanjur menanamkan skenario terburuk, yaitu takut menyusahkan dan takut dikasihani. Padahal menyadari perasaan kita sendiri bukanlah suatu kejahatan dan kamu tidak perlu menanggungnya sendirian. S...